<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-291459177884499923</id><updated>2011-12-29T12:10:54.007+07:00</updated><category term='Makan'/><category term='Bunda'/><category term='Jalan'/><category term='Hikmah'/><category term='Pindah'/><title type='text'>Wong Solo Wesi</title><subtitle type='html'>cerita dari rantau</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://callmewahyu.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/291459177884499923/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://callmewahyu.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>w@hyu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04772437793540694933</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_UwT9uQZJfYw/R-d3cN2hxII/AAAAAAAAAAM/_pshRVP9jaI/S220/DSCN6022.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>5</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-291459177884499923.post-46940993436171210</id><published>2008-04-23T15:42:00.019+07:00</published><updated>2008-04-23T17:49:20.504+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Kita Bukan Siapa-Siapa</title><content type='html'>&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_UwT9uQZJfYw/SA78XTZhatI/AAAAAAAAABI/_LedUNWF-Rg/s1600-h/DSCN6078.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 5pt 10px -10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_UwT9uQZJfYw/SA78XTZhatI/AAAAAAAAABI/_LedUNWF-Rg/s200/DSCN6078.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5192364897679272658" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa hari yg lalu aku pindah kamar kost, dari yg sebelumnya di lantai 1 naik ke lantai 2. Meskipun barang-barangnya tidak seberapa ternyata cukup berat juga memindahkannya. Dengan alasan tidak mau merepotkan teman-teman yg lain, barang-barang yg tidak seberapa itu pun aku angkut sedikit demi sedikit setiap pulang kantor. Memindahkan rak buku dan isinya, tidak ada masalah, masih bisa kutangani sendiri. Memindahkan televisi plus raknya, masih tidak ada masalah, begitu pun barang-barang kecil yg lain. Tapi ketika tiba giliran mengangkat tempat tidur dan lemari pakaian aku mulai kewalahan. Sebesar apa pun aku berusaha tetap saja aku kesulitan memindahkan sendiri barang sebesar itu. Untung lah aku memiliki teman-teman yg baik hati yg langsung membantuku ketika melihat aku kesulitan tanpa harus diminta. Ah, ternyata hidup ini memang tidak bisa sendirian. Sebesar apa pun usaha kita untuk mengerjakan semuanya sendiri tetap saja kita membutuhkan keberadaan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Flash back&lt;/span&gt; sejenak ke masa beberapa bulan yg lalu. Waktu itu aku pulang kantor sehabis lembur. Dengan percaya diri kupacu sepeda motorku menanjak di perbukitan dekat kantor. Baru beberapa menit berjalan tiba-tiba ban motorku slip. Aku hampir saja terjatuh. Setelah kuperiksa ternyata rantainya putus. Dengan berbekal pengetahun yg sangat minim tentang sepeda motor aku coba mengutak-atik menggunakan peralatan seadanya. Peluh mulai bercucuran. Tangan mulai kotor belepotan bekas pelumas rantai. Kulit pun mulai bentol digigit nyamuk yg bermunculan dari rimbunnya pepohonan di kiri-kanan jalan. Tapi hasilnya nihil. Bukannya bagus, kerusakannya malah bertambah parah, rem jadi ikut rusak karena kesalahan pemasangan. Setelah hampir satu jam mengutak-atik tanpa hasil dan waktu yg semakin mendekati maghrib, akhirnya kutelfon salah seorang teman yg mau berbaik hati memberiku tumpangan pulang. Ah, ternyata hidup ini memang tidak bisa sendirian. Sebesar apa pun usaha kita untuk mengerjakan semuanya sendiri tetap saja kita membutuhkan keberadaan orang lain.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya dengan diantar oleh teman yg baik hati itu akhirnya motorku ditarik ke bengkel. Butuh waktu sekitar satu jam untuk mengutak-atik motor itu hingga bisa digunakan kembali. Kalau sebelumnya aku selalu ‘mengeluh’ dengan biaya bengkel yg menurutku mahal, mulai saat itu aku berusaha untuk menghilangkan pikiran itu. Rasanya mereka memang wajar meminta bayaran yg sedikit lebih mahal karena aku sudah pernah merasakan betapa beratnya memperbaiki sendiri sepeda motorku. Ah, ternyata hidup ini memang tidak bisa sendirian. Sebesar apa pun usaha kita menyelesaikan semuanya sendiri, tetap saja kita adalah makhluk lemah yg memiliki keterbatasan yg membutuhkan keberadaan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benarlah kiranya ketika ada yg menyebutkan bahwa manusia itu selain sebagai individu juga adalah makhluk sosial, makhluk yg tidak bisa hidup sendiri dan selalu membutuhkan keberadaan orang lain. Sejak kita lahir kita butuh orang-orang di lingkungan terdekat kita (baca : keluarga) untuk membantu mengajarkan berbagai macam keterampilan. Kemudian seiring pertambahan usia, kita pun beranjak ke lingkungan yg lebih luas dan mulai membutuhkan keberadaan teman, sahabat, dan manusia lain untuk berinteraksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebanyak apa pun harta yg kita miliki kita akan tetap butuh orang lain. Paling tidak kita butuh tukang cukur ketika rambut kita sudah terasa mengganggu penampilan, karena sangat sulit membayangkan harus memotong rambut sendiri. Membayangkannya saja sudah sulit apalagi melakukannya. Paling tidak kita butuh tukang tambal ban ketika ban mobil mewah kita tertusuk paku di jalan. Paling tidak kita butuh tukang jahit untuk menyiapkan baju-baju bagus yg akan kita kenakan. Paling tidak kita butuh petani untuk menyediakan bahan pangan yg akan kita konsumsi. Paling tidak kita butuh ini, butuh itu, ah banyak sekali yg kita butuhkan. Bayangkan kalau semuanya harus kita lakoni sendiri. Dan, yg harus diingat adalah status KAYA itu ada karena adanya orang MISKIN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setinggi apa pun jabatan yg kita duduki kita akan tetap butuh orang lain. Paling tidak kita butuh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;cleaning service&lt;/span&gt; untuk membersihkan meja, mengepel lantai, dan menyiapkan konsumsi kita. Paling tidak kita membutuhkan staf untuk membantu membuat konsep surat-menyurat, foto copy ini, foto copy itu, dan seabrek pekerjaan lainnya. Bayangkan kalau semua itu harus kita lakoni sendiri. Dan, yg perlu diingat adalah status ATASAN itu ada karena adanya BAWAHAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu alangkah keterlaluannya kalau ada orang yg merasa superior dan tidak membutuhkan keberadaan orang lain. Padahal, &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;tanpa orang lain kita ini bukan lah siapa-siapa&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ps. bahkan &lt;/span&gt;&lt;a style="font-weight: bold; font-style: italic;" href="http://i64.photobucket.com/albums/h171/wahyupic/DSCN4770-Copy.jpg"&gt;cicak&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; ini pun butuh cicak lain. ups, jangan dianggap pornografi ya!!&lt;/span&gt; :)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/291459177884499923-46940993436171210?l=callmewahyu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://callmewahyu.blogspot.com/feeds/46940993436171210/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=291459177884499923&amp;postID=46940993436171210' title='40 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/291459177884499923/posts/default/46940993436171210'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/291459177884499923/posts/default/46940993436171210'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://callmewahyu.blogspot.com/2008/04/kita-bukan-siapa-siapa.html' title='Kita Bukan Siapa-Siapa'/><author><name>w@hyu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04772437793540694933</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_UwT9uQZJfYw/R-d3cN2hxII/AAAAAAAAAAM/_pshRVP9jaI/S220/DSCN6022.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_UwT9uQZJfYw/SA78XTZhatI/AAAAAAAAABI/_LedUNWF-Rg/s72-c/DSCN6078.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>40</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-291459177884499923.post-6843038731424170410</id><published>2008-04-10T17:37:00.016+07:00</published><updated>2008-04-11T19:23:08.857+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jalan'/><title type='text'>Cerita dari Bandung</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i64.photobucket.com/albums/h171/wahyupic/DSCN6172.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 5pt 10px -10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://i64.photobucket.com/albums/h171/wahyupic/DSCN6172.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:78%;"  &gt;Dalam rangka pernikahan seorang teman, &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://asepnurwanda.blogspot.com/"&gt;Asep Nurwanda&lt;/a&gt;, weekend kemarin aku berangkat ke Bandung. Maunya sih dari Bat&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:78%;"  &gt;am langsung ke Bandung, tapi berhubung penerbangan ke Bandung tidak ada yg sore akhirnya mampir dulu ke Jakarta dan lanjut ke Bandung dengan jasa travel, Safa Tour, bersama dua orang teman dari Jakarta, &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://shemadyanee.blogspot.com/"&gt;Ahmad&lt;/a&gt; dan &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://i64.photobucket.com/albums/h171/wahyupic/DSCN6253.jpg"&gt;Yudh&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:78%;"  &gt;&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://i64.photobucket.com/albums/h171/wahyupic/DSCN6253.jpg"&gt;ien&lt;/a&gt;. Ini pertama kalinya aku ke Bandung dengan men&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:78%;"  &gt;ggunakan trav&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:78%;"  &gt;el. Dulu aku lebih memilih kereta api karena aku pikir lebih nyaman, tapi ternyata naik travel tidak kalah nyaman, tempat duduknya lega, full AC, plus penumpang yg hanya beberapa or&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:78%;"  &gt;ang sehingga tidak perlu duduk berdesak-desakan. Sangat berbanding terbalik dengan L3&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:78%;"  &gt;00 yg aku tumpangi pas &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://w4hyu.iblog.com/post/204950/416966"&gt;main ke Puncak&lt;/a&gt; bareng &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://noveerasjid.blogspot.com/"&gt;Mba Novi&lt;/a&gt; dan &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://akubintangcomel.blogspot.com/"&gt;Iza&lt;/a&gt; :D&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Perjalanan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt; ke B&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;andung lewat tol Cipularang lumayan lancar. Tapi begitu memasuki wilayah Bandung kami disambut dengan gerimis d&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;an macet yg luar biasa. Akibatnya kami tiba di lokasi resepsi pas acaranya sudah selesai. Lihat saja di foto, pengantin sudah berganti pakaian. Kami men&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;jadi tamu terakhir yg datang. Buat &lt;a href="http://profiles.friendster.com/6071709"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Asep&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://profiles.friendster.com/widyaastuti"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Widya&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, selamat ya atas pernikahan kalian. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Semoga langgeng dan mampu mewujudkan keluarga yg sa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:78%;" &gt;kinah mawaddah wa rohma&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;h&lt;/span&gt;. Maaf aku datangnya telat. Titip doa ya semoga aku bisa menyusul :D&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Bandung Indah Plasa (BIP)&lt;/span&gt;. Dari lokasi resepsi di&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt; daerah Margah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;ayu Raya kami menuju ke BIP untuk bertemu seorang teman, &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://profiles.friendster.com/18358356"&gt;Fitri&lt;/a&gt;, yg sudah berjam-jam menun&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;ggu kami&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt; di sana. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Maaf &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ya Fit lagi-lagi kami ngaret&lt;/span&gt;. Ngomong-ngomong tentang BIP sebenarnya tidak jauh berbeda dengan plaza-plaza lain yg ada di Jakarta atau pun &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;di kot&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;a lain. Yang membuat BIP &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;spesial hanya karena BIP merupakan salah satu mall tertua di Kota Bandung. Kami hanya berjalan-jalan sebentar di BIP sebelum akhirnya pindah ke &lt;span style="color: rgb(255, 153, 0); font-style: italic;"&gt;Hoka-Hoka Bento&lt;/span&gt; yg lokasinya hampir berh&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;adapa&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;n dengan BIP. Rasa kangen akan menu hokben yg tidak ada di Bat&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;am pun sedikit ter&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;obati.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i64.photobucket.com/albums/h171/wahyupic/DSCN6183.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 5pt 10px -10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://i64.photobucket.com/albums/h171/wahyupic/DSCN6183.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 153, 0);font-size:78%;" &gt;Paris Van Java Mall (PVJ Mal&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 153, 0);font-size:78%;" &gt;l&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;)&lt;/span&gt;. Ketika keluar dari Hok&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;ben jarum jam sudah menunjuk ke angka 9 lewat beberapa menit. Niat untuk balik ke Jakarta terpaksa dibatalkan karena travel terakhir berangkat tepat jam&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt; 9. Kami p&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;un menlanjutkan acara jalan-jalan. Tujuan kami selanjutnya adalah PVJ Mall, se&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;buah pusat perbelanjaan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;high class&lt;/span&gt; yg men&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;awarkan konsep yg cukup unik. Kalau dilihat sekilas mall in&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;i tidak terlalu besar karena yg berada di atas permukaan tanah hanya satu lantai dan selebihnya berada di bawah tanah. Di lantai paling atas tampak banyak gerai makanan, mulai dari restoran cepat saji sampai café yg semuanya dij&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;ejali pengunjung yg umu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;mnya berumur belasan sampai 30-an. Jika kita melangkahkan kaki agak ke dalam akan ditemukan areal pedestrian yg terbuka sehingga kita merasa seolah-olah berjalan di antara bangunan pertokoan, bukan di dalam sebuah mall. Di sini kita akan me&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;nemukan sejumlah gerai yg menaw&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;arkan aneka pakaian bermerk terkenal, pa&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;rfum, body shop, dll. Turun satu lantai ke bawah kita akan me&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;nemukan gramedia dengan koleksi buku yg cukup lengkap dan juga gerai-gerai lain yg menjual aneka macam pernak-pernik. Turun ke lantai paling bawah ada Carrefour dan beberapa &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;gerai makanan siap saji. Buat yg hobby nonton di sana juga ada &lt;span style="color: rgb(255, 153, 0); font-style: italic;"&gt;Blitz Mega Plex&lt;/span&gt; dengan 9 stu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;dio. Sayang sekali film yg sedang diputar di sana sebagian sudah kami tonton, sementara film lain&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;nya rasanya kurang menarik. Kami hanya men&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;yaksikan pertunjukan band di halaman &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Blitz &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Mega Plex&lt;/span&gt; yg letaknya di lantai parkir atas. Untuk seked&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;ar berjalan-jalan atau &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;mencari hiburan PVJ Mall ini cocok dijadikan alternatif. Tapi untuk belanja rasanya aku harus berpikir puluhan kali mengingat&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt; standar harganya yg cukup tinggi&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: center;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i64.photobucket.com/albums/h171/wahyupic/DSCN6204.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px;" src="http://i64.photobucket.com/albums/h171/wahyupic/DSCN6204.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i64.photobucket.com/albums/h171/wahyupic/DSCN6218.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px;" src="http://i64.photobucket.com/albums/h171/wahyupic/DSCN6218.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p face="trebuchet ms" style="text-align: center;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 153, 0);"&gt;foto kanan : Ahmad, Wahyu, Fitri, Yudhien (kecapean muter-muter di Ciwalk)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Cihampelas Walk (Ciwalk).&lt;/span&gt; Batal nonton di Blitz, si Ahmad mengajak kami untuk &lt;span style="font-style: italic;"&gt;‘melatih olah vokal’&lt;/span&gt; di &lt;span style="color: rgb(255, 153, 0); font-style: italic;"&gt;NAV Karaoke Keluarga&lt;/span&gt; yg lokasinya berada di Ciwalk.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt; Ciwalk ini hampir sama &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;denga&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;n &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;PVJ, mall dengan konsep &lt;span style="font-style: italic;"&gt;open air&lt;/span&gt; yg mengkombinasikan pusat perbelanjaan de&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;ngan su&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;asana alam yg menyegarkan. Bangunan utamanya berupa mall berlantai tiga yg sebelah kiri-kanannya berupa area pedestrian yg dilengkapi dengan taman. Baik area sebelah kanan (Young Stre&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;et) maupun area sebelah kiri (Broadway) semuanya dipenuhi banyak gerai yg menyedikan beraneka macam produk, mulai dari fashion, makanan, hingga hibur&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;an. Sangat komplit. Acara ke NAV harus kami batalkan karena antrian yg begitu panja&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;ng. Maklum, waktu itu malam m&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;inggu sehingga banyak ana&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;k muda yg &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;menghabiskan malam panjangnya di sana. Tepat di sebelah NAV kebetulan ada &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;XXI Studio&lt;/span&gt;. Kami pun pindah ke sana. Tapi lagi-lagi &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;batal nonton karena film yg ditayangkan sebagian besar sudah kami tonton, selebihnya kurang menarik atau jam tayangnya yg tidak tepat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p face="trebuchet ms" style="text-align: center;" class="MsoNormal"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i64.photobucket.com/albums/h171/wahyupic/DSCN6230.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px;" src="http://i64.photobucket.com/albums/h171/wahyupic/DSCN6230.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i64.photobucket.com/albums/h171/wahyupic/DSCN6225.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px;" src="http://i64.photobucket.com/albums/h171/wahyupic/DSCN6225.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Surabi Imut Enhaii&lt;/span&gt;. Dari Ciwalk, teman Ahmad yg d&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;atang belakangan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;–&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Uci&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Nanda&lt;/span&gt;–&lt;/span&gt; mengajak kami untuk menikmati penganan khas Sunda &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;di Surabi Imut Enhaii. Kami pun langsung meluncur ke sana. Dari luar kedainya tampak sangat sederhana. Tapi ketika melangkah masuk ternyata&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt; pengunjungnya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;–yg kebanyakan anak muda–&lt;/span&gt; luar biasa ramai. Karena itu untuk mendapatkan pesanan harus rela menunggu cukup lama. Surabi Enhaii ini tidak hanya menawarkan surabi dengan bahan dasar oncom, tetapi juga beragam variasi lain seperti keju, coklat, pisang, telur, sosis, dll. Setelah dicobain ternyata rasanya ti&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;dak sesederhana kedainya. Penantian selama bermenit-menit pun rasanya terbayar dengan enaknya rasa surabi yg disajikan hangat-hangat. Harganya? Cukup murah, berkisar antara Rp. 2.500,- s.d. Rp. 7.500,- Selain surabi, di kedai ini juga tersedia jenis makanan lain seperti colenak, omelet, pisang bakar, dll. Kapan-kapan main ke Bandung jangan lupa mampir ke sana ya. Alamatnya di &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Jl. Setiabudhi No. 186 Bandung&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i64.photobucket.com/albums/h171/wahyupic/DSCN6244.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 5pt 10px -10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 140px; height: 178px;" src="http://i64.photobucket.com/albums/h171/wahyupic/DSCN6244.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;MQ Guest House&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;.&lt;/span&gt; Karena su&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;dah tengah malam, kami memutuskan untuk mencari penginapan untuk beristirahat. Berhubung kostan Fitri terletak di dekat &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Kompleks Daarut Tauhid-nya Aa Gym, kami pun mencari pengi&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;napan di daerah sana. Kebetulan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;MQ Guest House yg masih termasuk bagian dari Daarut Tauhid menawarkan diskon 40% sehingga kami pun tergiur untuk menginap di sana. Guest house ini sangat nya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;man. Meskipun kamarnya tidak terlalu besar, tetapi fasilitasnya cukup lengkap seperti umumnya fasilit&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;as yg ada di hotel-hotel. Tempat tidurnya pun cukup unik karena dibuat bergaya lesehan. Di salah satu sudut kamar&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt; tersedia Al-Qur’an plus sajadah, sesuatu yg belum pernah ditemukan di hotel lain. Sayang kami tidak bisa menikmati breakfast atau free coffee/tea-nya karena pagi-pagi sekali kami sudah harus meninggalkan guest house. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Lapangan Gasibu.&lt;/span&gt; Aku sering mendengar nama lapangan ini disebutkan di televisi, terutama ketika ada acara pertunjukan musik yg live dari Bandung. Menurut keterangan Fitri, lapangan ini biasanya digunakan untuk upacara, olahraga, atau ketika ada event-event tertentu saja. Tetapi di Hari Minggu Lapangan Gasibu dan ruas jalan di sekitarnya berubah menjadi pasar dadakan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt; Sama seperti Hari Minggu kemarin, ratusan orang tampak memenuhi pasar dadakan yg menyediakan ber&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;aneka macam keperluan seperti pakaian, alat-alat rumah tangga, dll. dengan harga yg cukup murah. Bagi yg sekedar ingin mencari sarapan di tempat ini pun banyak warung tenda yg menyediakan aneka makanan seperti kupat tahu, lontong kari, bubur ayam, nasi kuning, dll. Macet? Sudah pasti mengingat sebagian ruas jalan digunakan untuk berjualan dan lalu-lalang para pengunjung.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p face="trebuchet ms" style="text-align: center;" class="MsoNormal"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i64.photobucket.com/albums/h171/wahyupic/DSCN6282.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px;" src="http://i64.photobucket.com/albums/h171/wahyupic/DSCN6282.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i64.photobucket.com/albums/h171/wahyupic/DSCN6267.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px;" src="http://i64.photobucket.com/albums/h171/wahyupic/DSCN6267.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: center; font-style: italic; color: rgb(153, 153, 0);font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Kiri : Lapangan Gasibu ; Kanan : Gedung Sate &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p face="trebuchet ms" style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 153, 0);font-size:78%;" &gt;Gedung Sa&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;te&lt;/span&gt;. Tepat di seberang Lapangan Gasibu berdiri Gedung Sate yg merupakan gedu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;ng pusat pemerintahan Propinsi Jawa Barat. Gedung ini dari jauh tampak berdiri kokoh dan anggun. Sayang sekali kemarin pintu gerbangnya ditutup sehingga kami tidak bisa masuk dan melihat-lihat apa saja yg ada di dalamnya. Padahal seandainya bisa masuk mungkin banyak hal yg bisa diketahui mengenai gedung ini, termasuk kenapa dinamakan Gedung Sate. Aku hanya bisa menebak-nebak mungkin karena ornamen tusuk sate yg terdapat di menaranya sehingga gedung ini disebut Gedung Sate. Nanti lah kalau ada kesempatan main ke Bandung lagi mudah-mudahan bisa masuk ke gedung yg menjadi kebanggaan warga Jawa Barat ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; font-family: trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i64.photobucket.com/albums/h171/wahyupic/DSCN6284.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px;" src="http://i64.photobucket.com/albums/h171/wahyupic/DSCN6284.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i64.photobucket.com/albums/h171/wahyupic/DSCN6286.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px;" src="http://i64.photobucket.com/albums/h171/wahyupic/DSCN6286.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p face="trebuchet ms" style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Hari semakin siang pertanda harus segera kembali ke Jakarta. Tiket travel yg semula berangkat pkl. 10.00 wib harus dibatalkan dan diganti dengan pemberangkatan pkl. 11.00 wib karena ternyata ada pesanan teman yg belum aku beli, Brownies Kukus Amanda dan Molen Kartikasari. Alhamdulillah, ketemu juga Brokus dan Molennya berkat bantuan Fitri yg mau berbaik hati mengantarkan kami kesana kemari. Thanks banget buat &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:78%;" &gt;&lt;a href="http://profiles.friendster.com/18358356"&gt;Fitri&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt; yg sudah mau menjadi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;guide&lt;/span&gt; kami kemarin. Terima kasih juga buat &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:78%;"  &gt;&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://shemadyanee.blogspot.com/"&gt;Ahmad&lt;/a&gt; dan &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://i64.photobucket.com/albums/h171/wahyupic/DSCN6253.jpg"&gt;Yudhien&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt; yg sudah mau menemani jalan-jalan. Sampai ketemu di acara jalan-jalan berikutnya :)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ps. Maaf foto-fotonya belum lengkap&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;masih nunggu kiriman foto dari Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/291459177884499923-6843038731424170410?l=callmewahyu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://callmewahyu.blogspot.com/feeds/6843038731424170410/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=291459177884499923&amp;postID=6843038731424170410' title='35 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/291459177884499923/posts/default/6843038731424170410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/291459177884499923/posts/default/6843038731424170410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://callmewahyu.blogspot.com/2008/04/cerita-dari-bandung.html' title='Cerita dari Bandung'/><author><name>w@hyu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04772437793540694933</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_UwT9uQZJfYw/R-d3cN2hxII/AAAAAAAAAAM/_pshRVP9jaI/S220/DSCN6022.JPG'/></author><thr:total>35</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-291459177884499923.post-6319209521885747446</id><published>2008-04-01T19:53:00.021+07:00</published><updated>2008-04-11T19:39:58.039+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Makan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jalan'/><title type='text'>Aroma Makassar di Batam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i64.photobucket.com/albums/h171/wahyupic/DSCN6089.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 5pt 10px -10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://i64.photobucket.com/albums/h171/wahyupic/DSCN6089.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Week&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;end kemarin diajak teman jalan-jalan ke pantai. Awalnya sempat bingung mau ke pant&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;ai yg mana dikarenakan Batam memiliki banyak pantai yg can&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;tik. Setelah melalui diskusi kecil akhirnya diputuskan untuk jalan ke &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Pantai Nongsa&lt;/span&gt; yg t&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;erletak di bagian timur laut Pulau Batam. Hanya butuh waktu sekitar 45 menit untuk mencapai Kawasan Nongsa dari kostan kami di Daerah Tiban. Nongsa m&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;enjadi daerah tujuan wisata tidak hanya untuk wisatawan domestik, tetapi juga untuk wisatawan asing, terutama dari Singapura karena lokasinya memang berhadapan langsung dengan Singapura, apalagi di daerah ini juga terdapat &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Nongsapura F&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;erry Terminal &lt;/span&gt;yg memudahkan penyeberangan laut Batam - Singapura. Untuk penginapan tidak perlu khawatir karena di daerah ini bertebaran resort dan hotel, seperti &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Turi Beach H&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;ote&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;l&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Batam View&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Nongsa Point Marina&lt;/span&gt;, dll. Selain itu juga terdapat lapangan golf, fasilitas ola&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;h raga air, maupun rumah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt; makan yg langsung menghadap ke laut. Sayang sekali keindahan pantai itu hanya bisa dinikmati melalui fasili&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;tas hotel atau resort karena pantai rakyat yg dised&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;iakan untuk umum malah terkesan kurang terawat dengan fasili&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;tas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt; seadanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;K&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;arena tidak menemukan lokasi yg enak buat nongkrong plus cuaca yg super panas akhirnya kami memutuskan untuk mencari lokasi lain. Kami pun mengarahkan mobil ke &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Batam Center&lt;/span&gt;. Niatnya mau main ke &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Coastarina&lt;/span&gt;, sebuah kompleks perumahan elit yg dikelilingi oleh laut yg konon disulap menjadi tempat wisata oleh warga Batam. Sebelum sampai di Coastarina, k&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;ami mampir dulu &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;buat makan karena perut yg sudah keroncongan minta diisi. Pilihan pun akhirnya jatuh ke rumah makan khas Makassar yg terletak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt; di Batam Center. Meskipun temanku yg lain bukan orang Sula&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;wesi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;–Jawa, Banjar, Ambon–&lt;/span&gt; tapi semuanya pernah tinggal di Mak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;assar sehingga masakan khas Makassar bukan sesuatu yg asing buat mereka, bahkan mereka pun doyan dengan masakan Makassar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Nah, ini nih beberapa menu yg kami pesan kem&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;arin :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i64.photobucket.com/albums/h171/wahyupic/DSCN6097.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 5pt 10px -10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://i64.photobucket.com/albums/h171/wahyupic/DSCN6097.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Coto&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt; Maka&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;ssar&lt;/span&gt;&lt;o:p style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;/o:p&gt;. Ini menu utamanya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;. Terbuat dari irisan dag&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;ing plus jeroan sapi (hati, usus, termasuk lidah) yg dimasak dengan aneka macam bumbu dengan rasanya &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;yg sangat khas. Konon Coto Makassar dahulu dibuat dengan menggunakan 40 macam rempah-rempah yg tidak hanya berfungsi sebagai penyeda&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;p masakan, tetapi juga&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;berfungsi sebagai penawar zat-zat kurang baik yg terd&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;apat di dalam jeroan sapi. Rasanya enak. Harganya pun cukup mu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;rah. Kita hanya pe&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;rlu merogoh kocek sebesar Rp. 12.500,- per &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;porsi. Kalau di kota asalnya, Makassar, makanan ini biasanya dihidangkan dengan menggunakan mangkuk ber&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;ukuran sangat kecil, sehingga sekali makan bisa menghabiskan dua sampai tiga mangkuk. Tetapi di kota lain seperti Jakarta dan Batam, mangkuknya mengg&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;un&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;akan mangkuk uku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;ran normal, sehingga satu mangkuk pun cukup mengenyangkan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i64.photobucket.com/albums/h171/wahyupic/DSCN6095.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 5pt 10px -10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://i64.photobucket.com/albums/h171/wahyupic/DSCN6095.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Kalau yg ini pasti se&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;mua suda&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;h tau. Ya,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt; namanya &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;ketupat&lt;/span&gt;. Biasanya Coto Makass&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;ar dihidangkan bersam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;a ketupat atau burasa. Bedanya, ketupat dibuat dari beras yg masih&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt; mentah yg dimasukkan ke dalam kemasan yg terbuat dari daun kelapa yg masih muda, sedangkan burasa dibuat dari nasi setengah matang yg dicampur santan dan dibungkus daun pisang. Tam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;pilannya sih lebih bagus ketu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;pat, tapi dari segi rasa burasa lebih enak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Nah, kalau kedua gambar berikut ada&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;lah mak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;anan penutup&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;. Yang pertama namanya &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Es Pisang Ijo&lt;/span&gt;. D&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;isebut pisang ijo karena terbuat dari pisang yg dibungkus tepung terigu berwarna hijau. Warna hijau-nya muncul tidak dari zat pew&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;arna makanan, tetapi dari air daun pandan yg dicampur santan yg tid&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;ak hanya berfungsi memberikan warna tetapi juga sekaligus memberikan aroma yg khas. Disajikan dengan me&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;nggunakan sejenis sao&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;s putih yg mirip bubur sumsum yg rasanya manis. Ditambah sedikit sirup plus es serut membuat rasanya enak dan segar. Harg&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;anya? Cukup murah, satu porsi hanya dihargai R&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;p. 7.50&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;0,-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" face="trebuchet ms" style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i64.photobucket.com/albums/h171/wahyupic/DSCN6103.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px;" src="http://i64.photobucket.com/albums/h171/wahyupic/DSCN6103.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i64.photobucket.com/albums/h171/wahyupic/DSCN6106.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px;" src="http://i64.photobucket.com/albums/h171/wahyupic/DSCN6106.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Yang kedua namanya &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Es Pallubutung&lt;/span&gt;&lt;o:p style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;/o:p&gt;. Jenis makanan ini masih saudara sepupu dengan Es Pisang Ijo&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;. Bedanya, kalau es pisang ijo dibungkus tepung terigu berwarna hijau, es &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;pallubutung dibiarkan ‘telanjang’ t&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;anpa pembungkus apa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt; pun. Hanya terbuat dari potongan-potongan pisang yg s&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;udah direbus yg disajikan dengan saos putih plus sirup dan es serut. Rasanya tidak kalah enak dibandingkan dengan es pisang ijo.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt; Harganya pun sama dengan es pisang ijo.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" face="trebuchet ms" style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i64.photobucket.com/albums/h171/wahyupic/DSCN6091.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px;" src="http://i64.photobucket.com/albums/h171/wahyupic/DSCN6091.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i64.photobucket.com/albums/h171/wahyupic/DSCN6093.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px;" src="http://i64.photobucket.com/albums/h171/wahyupic/DSCN6093.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 204, 0);font-size:78%;" &gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Foto Kanan (ki-ka) : Dasroel (Makassar), Yose (Banjar), Arief (Jogja), Agustu (Ambon)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;R&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;asanya cukup ya laporan jalan-jalan kali ini. Bagi warga Batam yg ingin mencoba masakan khas Makassar ting&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;gal mampir aja ke &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Rumah Makan Aroma Makassar&lt;/span&gt; yg terletak di &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Kompleks Masakan Khas Daerah No. 19 Batam Center&lt;/span&gt;. &lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;Selain jenis makanan di atas, di sana pun tersedia jenis masakan lain yg diolah dari bahan dasar ikan, udang, cumi, kepiting, dll. Tapi, kalau mau kesana jangan lupa ngajak aku ya :D&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" face="trebuchet ms" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Ups, jadi lupa cerita tentang Coastarina. Setelah makan kami pun lanjut ke Coastarina yg sayang sekali ketika kami tiba di sana ternyata tutup. Kami hanya bisa nongkrong sejenak di jalan menuju ke sana yg pada sore hari ramai pengunjung, baik yg sekedar ingin jalan-jalan, berolah raga (jogging atau bersepeda), belajar nyetir, berjualan makanan dan minuman, atau bahkan banyak juga yg pacaran sambil menikmati sunset. Kami tidak berlama-lama di sana karena kesulitan mendapatkan tempat untuk Sholat Ashar. Tujuan selanjutnya adalah Mega Mall yg lokasinya tidak terlalu jauh dari Coastarina. Di sana kami numpang sholat dan membeli beberapa keperluan. Niat awalnya jalan-jalan ke pantai malah berakhir di mall. Ujung-ujungnya mall juga. Gara-gara Batam kebanyakan mall nih :D&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/291459177884499923-6319209521885747446?l=callmewahyu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://callmewahyu.blogspot.com/feeds/6319209521885747446/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=291459177884499923&amp;postID=6319209521885747446' title='30 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/291459177884499923/posts/default/6319209521885747446'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/291459177884499923/posts/default/6319209521885747446'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://callmewahyu.blogspot.com/2008/04/aroma-makassar-di-batam.html' title='Aroma Makassar di Batam'/><author><name>w@hyu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04772437793540694933</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_UwT9uQZJfYw/R-d3cN2hxII/AAAAAAAAAAM/_pshRVP9jaI/S220/DSCN6022.JPG'/></author><thr:total>30</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-291459177884499923.post-185065477043607708</id><published>2008-03-26T18:58:00.028+07:00</published><updated>2008-04-23T16:16:27.341+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bunda'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Mom, You're My Hero</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_UwT9uQZJfYw/R-rt8d2hxOI/AAAAAAAAAA4/nxgawqv-b3A/s1600-h/DSCN4969.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 5px 10px 0px 0px; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_UwT9uQZJfYw/R-rt8d2hxOI/AAAAAAAAAA4/nxgawqv-b3A/s200/DSCN4969.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182215944304444642" border="2" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;Jam tujuh pagi lewat beberapa menit. Kupacu sepeda motorku dengan kecepatan sedang melewati jalanan Kota Batam yg mulus tanpa macet. Lampu lalu lintas yg menyala merah di Simpang Baloi ‘memaksa’ aku untuk berhenti sejenak, menunggu hingga nyalanya berubah menjadi hijau. Dari arah kanan seorang perempuan tua berumur 50-an melintas di depanku sambil membawa setumpuk koran. Satu demi satu pengendara mobil dan sepeda motor dihampirinya untuk menawarkan koran yg dibawanya. Dengan suaranya yg mulai serak dan kakinya yg agak pincang dia tetap bersemangat menjajakan korannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; line-height: normal;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;“Korannya, nak!” kata perempuan tua itu ketika sudah berdiri di sampingku. Aku perhatikan raut mukanya. Ah, perempuan tua itu seumuran ibuku. Aku langsung teringat Ibuku yang harus terpisah karena tuntutan pekerjaan. Rasa rindu tiba-tiba mendera. Mungkin ada yang salah dengan apa yang aku pikirkan selama ini. Selama ini aku selalu berpikir dengan mengirimkan beberapa lembar 50-ribuan cukup untuk membuat beliau senang. Selama ini aku selalu berpikir dengan menelfon sekali seminggu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;–itu pun terkadang lupa–&lt;/span&gt; cukup untuk mengobati rasa rindu beliau. Selama ini aku selalu berpikir pulang sebulan sekali atau pun setahun sekali sama saja, &lt;i&gt;toh&lt;/i&gt; tetap bisa berkomunikasi via telefon sehingga aku lebih memilih pulang setahun sekali, &lt;i&gt;pas&lt;/i&gt; lebaran. Alasannya klasik, supaya bisa berhemat. Itu pun hanya seminggu. Ya, seminggu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; line-height: normal;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;Aku mungkin lupa. Dulu, ibu tidak pernah berpikir berhemat untuk membiayai semua keperluanku. Apapun yang aku minta selalu beliau penuhi. Berapa pun uang yang aku butuhkan, beliau tidak pernah bilang tidak ada. Walaupun aku tahu beliau terkadang kesulitan uang. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; line-height: normal;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;Aku mungkin lupa. Dulu, setiap pagi beliau selalu menemaniku sarapan nasi goreng kesukaanku yang sudah disiapkannya jauh sebelum aku bangun. Beliau juga tidak pernah lupa memberinya bawang goreng yang banyak karena beliau tau aku sangat menyukainya. Dengan sabar beliau menemaniku meskipun beliau sendiri tidak makan. Bahkan terkadang ketika aku malas makan, beliau menyuapiku dengan penuh kasih.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; line-height: normal;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;Aku mungkin lupa. Dulu, setiap hari beliau menuntun sepedaku dari gudang. Membawanya hingga ke pinggir jalan untuk kukendarai ke sekolah. Mengingatkanku supaya berhati-hati supaya tiba disekolah dengan selamat. Mengantarku dengan lambaian tangannya hingga aku menghilang dari pandangannya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; line-height: normal;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;Aku mungkin lupa. Dulu, ketika cuaca dingin beliau selalu menyediakan air hangat untuk aku mandi, meskipun beliau sendiri mandi dengan air dingin. Pun ketika musim kemarau tiba dan sumber air utama di rumah tidak lagi bisa memenuhi pasokan air, beliau dengan sabar mengangkat air dari sumur di belakang rumah. Kurasakan keikhlasan itu ketika beliau tidak pernah mengusik keasyikanku bermain untuk memintaku membantunya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; line-height: normal;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;Aku mungkin lupa. Dulu, Beliau selalu menjagaku ketika aku sakit, meskipun aku hampir tidak pernah peduli ketika beliau yang sakit. Ketika tanganku luka terkena pisau, tanpa berpikir panjang beliau menyedot darah yang keluar dan membalut lukanya. Pun ketika aku kena luka bakar akibat kenakalanku, tanpa jijik beliau menjilatinya karena menurut beliau itu adalah obat yang manjur. Terkadang beliau rela tidak tidur semalaman hanya untuk menjaga agar aku terbebas dari gangguan si nyamuk nakal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; line-height: normal;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;Terlalu banyak. Berapa ratus lembar kertas pun tidak akan cukup untuk menuliskan semua yang telah beliau lakukan untukku. Semua beliau lakukan dengan ikhlas tanpa mengharapkan balasan apapun. Sedang aku?! Apa yang telah aku lakukan untuknya?! &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; line-height: normal;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;Di waktu senang, aku hampir tidak pernah ingat untuk membagi kesenangan itu dengannya. Jika sedang terpuruk barulah teringat kepada beliau. Menanti lembut belaian kasihnya yang sanggup menuntaskan semua sedih di hati. Yang dengan sabar dan lembut menemani isak tangis. Tanpa pernah berpikir, kepada siapa beliau akan mengadu ketika beliau sedih? Tanpa pernah berpikir, kepada siapa beliau akan berpegangan ketika sejumlah masalah menimpanya? &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; line-height: normal;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;Di usianya yang semakin senja, aku &lt;span style="font-style: italic;"&gt;–dan anak-anaknya yang lain–&lt;/span&gt; justru memilih tinggal jauh darinya. Tidak ada yang menyiapkan nasi goreng untuknya di pagi hari, atau pun sekedar menemaninya menikmati sarapan paginya. Tidak ada yang menyediakan air hangat untuk beliau mandi, atau pun sekedar membawakan air ketika musim kemarau tiba. Tidak ada yang merawat ketika beliau sakit, atau pun sekedar memijat badannya yang menurutnya semakin hari semakin gampang mengalami kelelahan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; line-height: normal;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;Ibu, makhluk mulia yang pernah diciptakan oleh Allah untuk kita bagaikan sebongkah karang yang keras, yang selalu siap menerima deburan ombak sang anak, baik atau pun buruk. Sangat tepat kiranya ketika Allah menempatkan beliau sebagai orang pertama yang harus kita cintai setelah cinta kita kepada Allah, Rasul-Nya, dan jihad di jalan-Nya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; line-height: normal;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;"… dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.” (Q.S. Al Israa’ : 23)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; line-height: normal;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;Tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiitttt!! Suara klakson yg cukup kencang mengagetkanku dari lamunan. Kulihat perempuan tua itu sudah berdiri kembali di seberang jalan. Ah, aku bahkan belum sempat membeli korannya. Terima kasih Ibu Penjaja Koran. Engkau telah memberiku semangat baru untuk berbakti kepada Ibuku tercinta. Akan kulakukan. Selagi kesempatan untuk itu masih terbentang di hadapanku.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/291459177884499923-185065477043607708?l=callmewahyu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://callmewahyu.blogspot.com/feeds/185065477043607708/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=291459177884499923&amp;postID=185065477043607708' title='31 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/291459177884499923/posts/default/185065477043607708'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/291459177884499923/posts/default/185065477043607708'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://callmewahyu.blogspot.com/2008/03/mom-youre-my-hero.html' title='Mom, You&apos;re My Hero'/><author><name>w@hyu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04772437793540694933</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_UwT9uQZJfYw/R-d3cN2hxII/AAAAAAAAAAM/_pshRVP9jaI/S220/DSCN6022.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_UwT9uQZJfYw/R-rt8d2hxOI/AAAAAAAAAA4/nxgawqv-b3A/s72-c/DSCN4969.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>31</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-291459177884499923.post-3291886747247176677</id><published>2008-03-24T16:30:00.006+07:00</published><updated>2008-04-11T19:48:02.864+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pindah'/><title type='text'>Wilkommen</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a style="font-style: italic;" href="http://w4hyu.iblog.com/"&gt;Rumah lama&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://www.iblog.com/"&gt;kompleks sebelah&lt;/a&gt; sedang bermasalah. Beberapa postingan yg aku buat satu bulan terakhir semuanya hilang tanpa ketahuan sebabnya. Capek mengutak-atik tanpa hasil yg jelas, akhirnya aku putuskan untuk pindah rumah ke sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Selamat datang di rumah baruku. Mohon maaf kalau jamuannya belum maksimal. Maklum, masih dalam tahap renovasi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/291459177884499923-3291886747247176677?l=callmewahyu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://callmewahyu.blogspot.com/feeds/3291886747247176677/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=291459177884499923&amp;postID=3291886747247176677' title='22 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/291459177884499923/posts/default/3291886747247176677'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/291459177884499923/posts/default/3291886747247176677'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://callmewahyu.blogspot.com/2008/03/wilkommen.html' title='Wilkommen'/><author><name>w@hyu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04772437793540694933</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_UwT9uQZJfYw/R-d3cN2hxII/AAAAAAAAAAM/_pshRVP9jaI/S220/DSCN6022.JPG'/></author><thr:total>22</thr:total></entry></feed>
