10 April 2008

Cerita dari Bandung

Dalam rangka pernikahan seorang teman, Asep Nurwanda, weekend kemarin aku berangkat ke Bandung. Maunya sih dari Batam langsung ke Bandung, tapi berhubung penerbangan ke Bandung tidak ada yg sore akhirnya mampir dulu ke Jakarta dan lanjut ke Bandung dengan jasa travel, Safa Tour, bersama dua orang teman dari Jakarta, Ahmad dan Yudhien. Ini pertama kalinya aku ke Bandung dengan menggunakan travel. Dulu aku lebih memilih kereta api karena aku pikir lebih nyaman, tapi ternyata naik travel tidak kalah nyaman, tempat duduknya lega, full AC, plus penumpang yg hanya beberapa orang sehingga tidak perlu duduk berdesak-desakan. Sangat berbanding terbalik dengan L300 yg aku tumpangi pas main ke Puncak bareng Mba Novi dan Iza :D

Perjalanan ke Bandung lewat tol Cipularang lumayan lancar. Tapi begitu memasuki wilayah Bandung kami disambut dengan gerimis dan macet yg luar biasa. Akibatnya kami tiba di lokasi resepsi pas acaranya sudah selesai. Lihat saja di foto, pengantin sudah berganti pakaian. Kami menjadi tamu terakhir yg datang. Buat Asep dan Widya, selamat ya atas pernikahan kalian. Semoga langgeng dan mampu mewujudkan keluarga yg sakinah mawaddah wa rohmah. Maaf aku datangnya telat. Titip doa ya semoga aku bisa menyusul :D

Bandung Indah Plasa (BIP). Dari lokasi resepsi di daerah Margahayu Raya kami menuju ke BIP untuk bertemu seorang teman, Fitri, yg sudah berjam-jam menunggu kami di sana. Maaf ya Fit lagi-lagi kami ngaret. Ngomong-ngomong tentang BIP sebenarnya tidak jauh berbeda dengan plaza-plaza lain yg ada di Jakarta atau pun di kota lain. Yang membuat BIP spesial hanya karena BIP merupakan salah satu mall tertua di Kota Bandung. Kami hanya berjalan-jalan sebentar di BIP sebelum akhirnya pindah ke Hoka-Hoka Bento yg lokasinya hampir berhadapan dengan BIP. Rasa kangen akan menu hokben yg tidak ada di Batam pun sedikit terobati.

Paris Van Java Mall (PVJ Mall). Ketika keluar dari Hokben jarum jam sudah menunjuk ke angka 9 lewat beberapa menit. Niat untuk balik ke Jakarta terpaksa dibatalkan karena travel terakhir berangkat tepat jam 9. Kami pun menlanjutkan acara jalan-jalan. Tujuan kami selanjutnya adalah PVJ Mall, sebuah pusat perbelanjaan high class yg menawarkan konsep yg cukup unik. Kalau dilihat sekilas mall ini tidak terlalu besar karena yg berada di atas permukaan tanah hanya satu lantai dan selebihnya berada di bawah tanah. Di lantai paling atas tampak banyak gerai makanan, mulai dari restoran cepat saji sampai café yg semuanya dijejali pengunjung yg umumnya berumur belasan sampai 30-an. Jika kita melangkahkan kaki agak ke dalam akan ditemukan areal pedestrian yg terbuka sehingga kita merasa seolah-olah berjalan di antara bangunan pertokoan, bukan di dalam sebuah mall. Di sini kita akan menemukan sejumlah gerai yg menawarkan aneka pakaian bermerk terkenal, parfum, body shop, dll. Turun satu lantai ke bawah kita akan menemukan gramedia dengan koleksi buku yg cukup lengkap dan juga gerai-gerai lain yg menjual aneka macam pernak-pernik. Turun ke lantai paling bawah ada Carrefour dan beberapa gerai makanan siap saji. Buat yg hobby nonton di sana juga ada Blitz Mega Plex dengan 9 studio. Sayang sekali film yg sedang diputar di sana sebagian sudah kami tonton, sementara film lainnya rasanya kurang menarik. Kami hanya menyaksikan pertunjukan band di halaman Blitz Mega Plex yg letaknya di lantai parkir atas. Untuk sekedar berjalan-jalan atau mencari hiburan PVJ Mall ini cocok dijadikan alternatif. Tapi untuk belanja rasanya aku harus berpikir puluhan kali mengingat standar harganya yg cukup tinggi.

foto kanan : Ahmad, Wahyu, Fitri, Yudhien (kecapean muter-muter di Ciwalk)

Cihampelas Walk (Ciwalk). Batal nonton di Blitz, si Ahmad mengajak kami untuk ‘melatih olah vokal’ di NAV Karaoke Keluarga yg lokasinya berada di Ciwalk. Ciwalk ini hampir sama dengan PVJ, mall dengan konsep open air yg mengkombinasikan pusat perbelanjaan dengan suasana alam yg menyegarkan. Bangunan utamanya berupa mall berlantai tiga yg sebelah kiri-kanannya berupa area pedestrian yg dilengkapi dengan taman. Baik area sebelah kanan (Young Street) maupun area sebelah kiri (Broadway) semuanya dipenuhi banyak gerai yg menyedikan beraneka macam produk, mulai dari fashion, makanan, hingga hiburan. Sangat komplit. Acara ke NAV harus kami batalkan karena antrian yg begitu panjang. Maklum, waktu itu malam minggu sehingga banyak anak muda yg menghabiskan malam panjangnya di sana. Tepat di sebelah NAV kebetulan ada XXI Studio. Kami pun pindah ke sana. Tapi lagi-lagi batal nonton karena film yg ditayangkan sebagian besar sudah kami tonton, selebihnya kurang menarik atau jam tayangnya yg tidak tepat.

Surabi Imut Enhaii. Dari Ciwalk, teman Ahmad yg datang belakangan Uci dan Nanda mengajak kami untuk menikmati penganan khas Sunda di Surabi Imut Enhaii. Kami pun langsung meluncur ke sana. Dari luar kedainya tampak sangat sederhana. Tapi ketika melangkah masuk ternyata pengunjungnya –yg kebanyakan anak muda– luar biasa ramai. Karena itu untuk mendapatkan pesanan harus rela menunggu cukup lama. Surabi Enhaii ini tidak hanya menawarkan surabi dengan bahan dasar oncom, tetapi juga beragam variasi lain seperti keju, coklat, pisang, telur, sosis, dll. Setelah dicobain ternyata rasanya tidak sesederhana kedainya. Penantian selama bermenit-menit pun rasanya terbayar dengan enaknya rasa surabi yg disajikan hangat-hangat. Harganya? Cukup murah, berkisar antara Rp. 2.500,- s.d. Rp. 7.500,- Selain surabi, di kedai ini juga tersedia jenis makanan lain seperti colenak, omelet, pisang bakar, dll. Kapan-kapan main ke Bandung jangan lupa mampir ke sana ya. Alamatnya di Jl. Setiabudhi No. 186 Bandung.

MQ Guest House. Karena sudah tengah malam, kami memutuskan untuk mencari penginapan untuk beristirahat. Berhubung kostan Fitri terletak di dekat Kompleks Daarut Tauhid-nya Aa Gym, kami pun mencari penginapan di daerah sana. Kebetulan MQ Guest House yg masih termasuk bagian dari Daarut Tauhid menawarkan diskon 40% sehingga kami pun tergiur untuk menginap di sana. Guest house ini sangat nyaman. Meskipun kamarnya tidak terlalu besar, tetapi fasilitasnya cukup lengkap seperti umumnya fasilitas yg ada di hotel-hotel. Tempat tidurnya pun cukup unik karena dibuat bergaya lesehan. Di salah satu sudut kamar tersedia Al-Qur’an plus sajadah, sesuatu yg belum pernah ditemukan di hotel lain. Sayang kami tidak bisa menikmati breakfast atau free coffee/tea-nya karena pagi-pagi sekali kami sudah harus meninggalkan guest house.

Lapangan Gasibu. Aku sering mendengar nama lapangan ini disebutkan di televisi, terutama ketika ada acara pertunjukan musik yg live dari Bandung. Menurut keterangan Fitri, lapangan ini biasanya digunakan untuk upacara, olahraga, atau ketika ada event-event tertentu saja. Tetapi di Hari Minggu Lapangan Gasibu dan ruas jalan di sekitarnya berubah menjadi pasar dadakan. Sama seperti Hari Minggu kemarin, ratusan orang tampak memenuhi pasar dadakan yg menyediakan beraneka macam keperluan seperti pakaian, alat-alat rumah tangga, dll. dengan harga yg cukup murah. Bagi yg sekedar ingin mencari sarapan di tempat ini pun banyak warung tenda yg menyediakan aneka makanan seperti kupat tahu, lontong kari, bubur ayam, nasi kuning, dll. Macet? Sudah pasti mengingat sebagian ruas jalan digunakan untuk berjualan dan lalu-lalang para pengunjung.

Kiri : Lapangan Gasibu ; Kanan : Gedung Sate

Gedung Sate. Tepat di seberang Lapangan Gasibu berdiri Gedung Sate yg merupakan gedung pusat pemerintahan Propinsi Jawa Barat. Gedung ini dari jauh tampak berdiri kokoh dan anggun. Sayang sekali kemarin pintu gerbangnya ditutup sehingga kami tidak bisa masuk dan melihat-lihat apa saja yg ada di dalamnya. Padahal seandainya bisa masuk mungkin banyak hal yg bisa diketahui mengenai gedung ini, termasuk kenapa dinamakan Gedung Sate. Aku hanya bisa menebak-nebak mungkin karena ornamen tusuk sate yg terdapat di menaranya sehingga gedung ini disebut Gedung Sate. Nanti lah kalau ada kesempatan main ke Bandung lagi mudah-mudahan bisa masuk ke gedung yg menjadi kebanggaan warga Jawa Barat ini.

Hari semakin siang pertanda harus segera kembali ke Jakarta. Tiket travel yg semula berangkat pkl. 10.00 wib harus dibatalkan dan diganti dengan pemberangkatan pkl. 11.00 wib karena ternyata ada pesanan teman yg belum aku beli, Brownies Kukus Amanda dan Molen Kartikasari. Alhamdulillah, ketemu juga Brokus dan Molennya berkat bantuan Fitri yg mau berbaik hati mengantarkan kami kesana kemari. Thanks banget buat Fitri yg sudah mau menjadi guide kami kemarin. Terima kasih juga buat Ahmad dan Yudhien yg sudah mau menemani jalan-jalan. Sampai ketemu di acara jalan-jalan berikutnya :)

ps. Maaf foto-fotonya belum lengkap, masih nunggu kiriman foto dari Jakarta.

37 komentar:

Eucalyptus mengatakan...

Wah, perjalanan singkat tapi padat banget acaranya... He he he, masih aja tuh inget cerita yg berdesakan di mobil waktu perjalanan ke Puncak sama Novee, Iza & Lella.... tapi pasti malah jadi perjalanan yg gak terlupakan ya..
He he, kok pengantinnya dah ganti kostum ya.... yg penting tetep dateng walopun telat tuh...

Yudhien mengatakan...

Ceritanya menarik....
bisa menceritakan suatu kejadian secara detail dan berurut..he he
tau gak, aku baca ini, jadi pengen ke bandung lagi. he he
Kapan ya?
Din, Kapan kita berpetualang lagi ?

w@hyu mengatakan...

@Ayu : bener Yu, gak bakal terlupakan.. bahkan Iza bilang itu cuman ada di Indonesia, hehe..

pengantinnya ganti kostum karena memang acaranya cuman sampai jam 3 sementara kami nyampe sana udah lewat jam 3 :(

w@hyu mengatakan...

@Yudhien : ke Bandung lagi? ayo aja.. atau gimana kalo Yudhien nyari istri orang Bandung aja biar bisa sering2 ke sana, hehe.. *peace!*

petualang lagi? rencana yg kemarin gimana? kata si ahmad nunggu libur semester kan?!
btw alamat blognya mana nih?

geLLy mengatakan...

hohoho bnyk bngt acaranya hohoho pasti senEng bnGTT ini o_O,meski capeK tp seneNG bNGttt..

:( gell lum pernah ke banduNg pENGENNN T_T

Fa mengatakan...

so, kapan giliran berkunjung ke Jogja? :D

ridu mengatakan...

nice trip.. senangnya bisa jalan2 ke bandung.. keknya seru banget... apalagi ke PVJ.. blom pernah tuh ridu.. btw oleh2nya donk bagi2.. hehehe..

iza~de~bintang mengatakan...

Wah teringin jalan2 ke Bandung juga. Dah baca cerita Wahyu, Ayu dan Nopee ttg Bandung, tapi Iza belum ada kesempatan jalan2 ke sana huhuhu. Insyaallah, one day, i'll be there.

Iya tuh pengalaman naik L300 memang tak bisa dilupakan. Tapi weekend itu mmg seru dan penuh kenangan. Seronoknyee ^.^

rizky mengatakan...

aYo Oom kapan ni monica (mau NikaH) apa nungguh bulan mei... mei be yes, mei be No????!!!! Just kidding om
Tetapi kalo mau nikah aQ diundang ya... jangan khawatir da, entar makanannya aQ habiskan semua kok?????? wekekekekekk

sha mengatakan...

assalamualaikum,
wah ke bandung perjalanan yg mnyenangkan banget kyanya, uda lm ga ksana, wah k pvj y way makan di vegas hotdog gak? (hehehe kami yg disain tmptny..->promosi mode on). Btw oleh2ny mana niii.. hehehe...:D
Klo bs msk k gedung sate lbh bgs lg way, ak wktu itu smpai puncak mnaranya, alhamd diizinin dlm rangka studi soalny.
Btw kpn ni nikah, jgn lupa undang2 yupz, hohoho... mbak fitri-ny uda mnunggu(bikingosip.com..hehehe..:D)

Linda mengatakan...

waaaaaaaaah asyik banget acara jalan2nya Yu. Surabinya bener2 menggiurkan euy. linda gak nolak deh Yu kalo diajak jalan2 hehehehehe :)
have a great weekend ya Yu

AmazingLife mengatakan...

eleuh-eleuh nyang ka bandung ! kumaha bro aya naon di bandung ??

Ani mengatakan...

Duuuh jadi nggak enak banget nih sudah ngrepotin Wahyu, mana nggak mau diganti pula. Makasih banyak ya Yu untuk Brokus Amanda & Molen Kartikasarinya. Sekarang sudah ludessssss, enak sih ! InsyaAllah kebaikannya berpahala.

katakdalamtempurung mengatakan...

Duh senengnya yang bisa jalan-jalan terus. pengen dech ikut jalan-jalan.....
mas kapan-kapan ikut jalan-jalan ya
biar cerita blognya bisa sama gethooo

Novee mengatakan...

wah si wahyu.. simpenan ku untuk di posting di blog baru smua nya di bongkar.. huhuhuuu..

btw knp ga mampir batagor Kingsley..?
hmmm enak!

Kristina DIAN Safitry mengatakan...

biar terlabat datang,tetap dijamu khan?he..he..makanya lain kali aku diajak. bikin nangis gw aja,ha..ha...

.:diah:. mengatakan...

ckckckk.. yg jalan-jalan mulu nih,, oh yaa, moga cepet nyusul temannya yaa Kak, jadi manten.. membina rumah tangga yg sakinah, mawaddah warahmah.. *hmm, klo mnta dido'ain, brartiii dah ada niat, upss salah, maksudnya dah ada calon ya kak?? ciee..cuiitt cuiitt,, sapa tuhh?? knalin dunkkkzzz ;)

w@hyu mengatakan...

@Gelly : pasti seneng dong.. kan jarang2 bisa main ke sana, apalagi sekarang udah jauh :)

@Mba Fa : lho kan bbrp bulan yg lalu abis dari Jogja, jd skrg blm ada rencana lagi.. pengennya sih ke Malang :)

@Ridu : mau oleh2?! sini, ambil sendiri ya di Batam :D

@Iza : ayo main ke Bandung Za.. naik L300 lagi aja, mau??! :D

@Rizky : boleh Qie.. tapi ntar nikahnya di Sulawesi tetap wajib datang lho ya :D

Bunda Ofa mengatakan...

Amien... semoga cepet nyusul ya... :)Ntar kabar2inya kudu jauh2 hari sebelum hari H.... biar kami bisa susun planning tuk datang... hehehee :)

Bandung.... hiks jadi pengen ke sana juga :)

w@hyu mengatakan...

@Sha : wa'alaikumsalam.. kalo mau oleh2 ambil sendiri aja ya ke Batam.. berangkatnya sama Ridu aja ya.. dia jg pengen oleh2 soalnya :D
hush!! dilarang bergosip!! :p

@Linda : makasih Lin.. ayo, kapan mau jalan2 bareng? ;)

@Bang Koz : hehe.. belum sempat kursus bahasa Sunda nih Bang :D

@Mba Ani : makasih kembali Mba..

@Geka : ayo aja.. kapan nih mau jalan2? kita kelilingi Pulau Batam :)

w@hyu mengatakan...

@Mba Novi : batagor kingsley? waduh, lupa euy minta dianterin kesana.. tapi emang waktunya sempit banget sih.. next time deh, insya Allah..

@Mba Kristina : beneran mau diajak?! Bandung - Hongkong jauh lho.. :D

@Diah : niat sih ada Diah.. tapi calon?! masih belum jelas nih.. doain aja ya semoga segera dipertemukan :)

@Mba Ofa : beneran mau dateng Mba?! makasih.. makasih.. mudah2an aja ntar nikahnya gak dadakan, hehe.. *halah, calonnya aja belum jelas* :D

sha mengatakan...

assalamualaikum,
teutep bikingosip.com. ah hehehehe...:P jangan lupa nanti undangannya yaaa way (klo jd)...:D aku doain deh..:D

'N mengatakan...

Pokoknya ga nysel yah nek ngundang mas yu *dibela2in dateng sejauh apapun. :). Tinggal nunggu undangannya mas yu nih...

Jane mengatakan...

Waa.. seru banget jalan" ke Bdg.. pengen juga nih liburan... :(

w@hyu mengatakan...

@Sha : wa'alaikumsalam..
tunggu aja ya undangannya.. doain semoga lancar *biar sekalian digosipin* :D

@Endah : wah, koq pada nunggu undangan sih.. Endah duluan aja, ntar aku main ke Kebumen deh kalo dpt undangan, hehe..

@Jane : selesaiin dulu tuh urusan sama pak dosen major baru minta liburan :D

ichaawe mengatakan...

wah dateng kawinan temen yah yuk..emang umuran kita sekarang ini..banyak banget yg lg pd nikah... temen2ku jg banyak bgt yg mau nikah nih...
so..kapan nih wahyu nya mengikuti jejak kami yg sudah me***kah??:P

ngomong soal bandung ... gak ada matinya deh itu kota ... kota terbaik tuk jalan2, kuliner dan belanja :P

emangnya ada apa dgn mobl yg ditumpangi waktu sama iza dan novee??? huehehehe ... kenayang degh gimana rupa mobil itu

mitora in life mengatakan...

wow, asiknyaaaa... :)
kapaaaan ya aku bs ke Bandung :(. Moga ntar deh setelah TA beres :D

w@hyu mengatakan...

@Icha : hm, kapan yah?! may kali Cha.. maybe yes, maybe no! :D

bukan rupa mobilnya yg bermasalah.. coba bayangin 1 mobil diisi 19 orang penumpang.. udah sumpek, panas, macet pula.. pengalaman yg gak bakal terlupakan :D

@Mitra : mau main ke Bandung?? bareng yuk!! :)

try mengatakan...

wah, asyik...kapan jalan2 ke kendari? hehhehe...

Erfi Lorraine mengatakan...

huhuhu,,
ceritanya buat ngiri,, ;)

antown mengatakan...

banyak sekali ya nama asep dipake oleh orang bandung?? ada lagi misalnya deny, dll

w@hyu mengatakan...

@Mba Try : kapan yah? belum ada rencana sih.. kalo Kolaka insya Allah mau ke sana karena orang tua lagi di sana..

@Erfi : hush! iri itu penyakit hati lho ;)

@Antown : mungkin 'Asep' dan 'Deny' itu maknanya bagus sehingga banyak yg pake.. nama itu kan doa :)

Moh Bakhrian Syah mengatakan...

Hmmm... kawinan ya Yu?
Kapan nyusul?

(hehehehe sambil juga bertanya dengan diri sendiri)

Rezki mengatakan...

ckckck..huwahaha..makanya aku diundang biar gk telat*ups apa hubungannya yah?*

w@hyu mengatakan...

@Mas Bakhri : nunggu ada yg siap dilamar tanpa pake uang naik :D

Mas Bakhri sendiri kapan nih?!

@Rezki : hubungannya?! Rezki kan punya helikopter yg bisa nganterin langsung ke lokasi :D

momo mengatakan...


makasih gan atas informasinya semoga bermanfaat buat kita semua

wowo mengatakan...


artikel yang sangat baik gan